Jumat, 27 Mei 2016

Pengantar Manajemen Proyek Sistem Informasi
Pertemuan 10 Tugas 1 dan Tugas 2




Senin, 23 Mei 2016

Jaringan kerja, CPM dan PERT

Jaringan kerja merupakan suatu perpaduan pemikiran yang logis, digambarkan dengan suatu jaringan yang berisi lintasan – lintasan kegiatan (perencanaan proyek dan evaluasi atau penerapan secara grafik dari kegiatan – kegiatan suatu proyek) dan memungkinkan pengolahan secara analitis.
                Teknik analisis jaringan kerja yang dikembangkan :
1.       CPM (Critical Path Method)
2.       PERT (Program Evaluation and Review Technique)
CPM (Critical Path Method ) atau metode jalur kritis merupakan model kegiatan proyek yang digambarkan dalam bentuk jaringan. Beberapa hal yang terdapat pada CPM :
-          Memprediksi waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan sebuah proyek.
-          Menunjukkan alur kegiatan mana saja yang penting diperhatikan dalam menjaga jadwal penyelesaian proyek.
Arti penting dari jalur kritis yaitu jika kegiatan yang terletak pada jalur kritis tersebut tertunda, maka waktu penyelesaian proyek secara keseluruhan otomatis juga akan tertunda.
PERT (Program Evaluation and Review Technique) yaitu suatu model jaringan yang mampu memetakan waktu penyelesaian kegiatan secara acak.
                Perbedaan CPM dan PERT yaitu CPM menggunakan satu jenis waktu untuk perkiraan waktu penyelesaian setiap kegiatan. Sedangkan PERT menggunakan tiga jenis waktu, yaitu : prakiraan waktu optimis, waktu paling mungkin, dan waktu pesimis.

                CPM digunakan jika waktu penyelesaian setiap kegiatan diketahui dengan pasti atau tetap, dimana segala hal yang hanya rencana atau berubah – ubah dapat di minimalisirkan bahkan dapat diabikan. Sedangkan PERT digunakan pada kegiatan yang waktu penyelesaiannya tidak dapat dipastikan karena belum pernah dilakukan sebelumnya atau kegiatan tersebut memiliki variasi  waktu perkiraan penyelesaina yang lebar.