Jaringan kerja merupakan suatu
perpaduan pemikiran yang logis, digambarkan dengan suatu jaringan yang berisi
lintasan – lintasan kegiatan (perencanaan proyek dan evaluasi atau penerapan
secara grafik dari kegiatan – kegiatan suatu proyek) dan memungkinkan
pengolahan secara analitis.
Teknik
analisis jaringan kerja yang dikembangkan :
1.
CPM (Critical Path Method)
2.
PERT (Program Evaluation and Review Technique)
CPM (Critical Path Method ) atau metode jalur kritis
merupakan model kegiatan proyek yang digambarkan dalam bentuk jaringan. Beberapa
hal yang terdapat pada CPM :
-
Memprediksi waktu yang dibutuhkan untuk
menyelesaikan sebuah proyek.
-
Menunjukkan alur kegiatan mana saja yang penting
diperhatikan dalam menjaga jadwal penyelesaian proyek.
Arti penting dari jalur kritis yaitu jika kegiatan yang
terletak pada jalur kritis tersebut tertunda, maka waktu penyelesaian proyek
secara keseluruhan otomatis juga akan tertunda.
PERT (Program Evaluation and Review Technique) yaitu suatu
model jaringan yang mampu memetakan waktu penyelesaian kegiatan secara acak.
Perbedaan
CPM dan PERT yaitu CPM menggunakan satu jenis waktu untuk perkiraan waktu
penyelesaian setiap kegiatan. Sedangkan PERT menggunakan tiga jenis waktu,
yaitu : prakiraan waktu optimis, waktu paling mungkin, dan waktu pesimis.
CPM
digunakan jika waktu penyelesaian setiap kegiatan diketahui dengan pasti atau
tetap, dimana segala hal yang hanya rencana atau berubah – ubah dapat di
minimalisirkan bahkan dapat diabikan. Sedangkan PERT digunakan pada kegiatan
yang waktu penyelesaiannya tidak dapat dipastikan karena belum pernah dilakukan
sebelumnya atau kegiatan tersebut memiliki variasi waktu perkiraan penyelesaina yang lebar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar